Sabtu, 05 April 2014

WEBSITE PERUSAHAAN YANG MNGGUNAKAN E-MARKETING DAN MENERAPKAN MARKETING MIX DI DALAMNYA




            Sebelum saya membahas tentang analisis e-Marketing Mix 4P yang dipakai oleh website pakaian Forever21, ada baiknya kita kenalan dulu dengan apa itu Marketing Mix 4P. Langsung saja ke pembahasan P yg pertama yaitu Product, dalam mengamati suatu website yang perlu diperhatikan adalah pengklasifikasian produk berdasarkan tujuan penggunaan; apakah produk tsb ditujukan untuk dikonsumsi langsung oleh konsumen (consumer goods) atau produk tsb dibeli untuk diproduksi kembali dan kemudian baru dipasarkan ke konsumen (industrial goods).

            Lanjut ke P yang kedua adalah Price. Untuk strategi penetapan harga ada 2 strategi yaitu price skimming dan market penetration. Dimana price skimming adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan dengan menetapkan harga tinggi untuk menutupi biaya pengembangan produk selanjutnya, sedangkan market-penetration pricing yaitu dengan memberikan harga murah untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah general pricing approach, apakah strategi tersebut ditentukan oleh suplai persediaan; dimana ketika akan menjual produk yang baru diluncurkan, maka harga – harga produk yang lama akan diturunkan agar persediaannya berkurang.

            Elemen ketiga adalah Promotion. Ada empat alat bantu promosi, yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), hubungan masyarakat (public relations), dan penjualan personal (personal selling). Sebagai tambahan, sampai saat ini kan kebanyakan konsumen yang mempunyai pendapatan rendah adalah konsumen yang memperhatikan price awareness dan price conciousness dalam mengambil keputusan. Adapun yang dimaksud   
dengan price awareness adalah kemampuan individu/ konsumen untuk mengingat harga baik harga produk itu sendiri maupun harga produk competitor untuk dijadikan referensi. Sedangkan pengertian dari price consciousness adalah kecenderungan konsumen untuk mencari perbedaan harga. Untuk itu umumnya mereka akan berusaha mencari informasi tentang harga dan proses seleksi yang tinggi.

            Last but not least adalah Place Distribution, ada dua jenis interaksi yaitu dimana konsumen yang mendatangi pemberi jasa / langsung datang ke toko, yang kedua pemberi jasa dan konsumen tidak bertemu langsung sehingga pemesanan barang dilakukan via telepon, fax atau SMS dan pengiriman bisa langsung dikirim oleh toko atau melalui jasa pengiriman barang seperti TIKI, TIKI JNE, FedEx, dll untuk memperlancar pendistribusian barang ke konsumen.



            Selanjutnya, website yang akan saya analisis adalah website dari Forever21, sebuah perusahaan yang menjual pakaian dan aksesoris. Begitu masuk ke website dari Forever21, kita akan disuguhkan dengan tampilan seperti gambar dibawah ini:


 















            Dari tampilan pertama saat kita membuka website perusahaan ini, dari analisis saya, mereka telah melakukan 2 P dari 4 P dalam marekting mix yaitu Price dan Promotion. Mengapa price? Karena dalam tampilan tersebut, mereka menulis “Starting at $11.50” artinya mereka tidak memasang harga tinggi yang dimana harga tersebut standar harga yang murah untuk produk berkualitas dari perusahaan mereka. Sehingga itu akan menarik konsumen untuk membeli produk mereka.
            Mengapa Promotoion? Masih pada tampilan awal website, perusahaan ini juga telah melakukan promotion dimana perusahaan tersebut melakukan promosi tentang harga tersebut pada tampilan awal website mereka sehingga siapapun yang membuka website mereka untuk pertama kalinya langsung memiliki gambaran bahwa banyak produk mereka yang menarik juga harganya terjangkau. Dan ini akan membuat konsumen yang akan membeli produk mereka meningkat.


            Selanjutnya, masuk ke P yang ketiga, yaitu product. Di website dari Forever21 ini, mereka memberikan page dimana konsumen dapat melihat produk apa saja yang mereka tawarkan beserta harga dari produk tersebut dengan tampilan yang sangat bagus seperti dibawah ini:






 
























            Selanjutnya kita akan membahasa P yang terakhir dari website Forever21 ini, yaitu Place Distribution. Pada website perusahaan ini, konsumen dapat membeli produk mereka dengan datang langsung ke toko mereka yang lokasi dari toko mereka dapat kita lihat pada website mereka. Dan mereka juga menawarkan pembelian secara online bagi konsumen mereka yang tidak inging datang langsung ke toko mereka. Hal ini tentu saja memudahkan konsumen dalam bertransaksi untuk membeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan mereka, seperti yang dapat kita lihat pada gambar dibawah ini:


 












            Kesimpulannya, perusahaan pakaian dan aksesoris Forever21 ini telah menerapkan Marketing Mix 4P dengan sangat baik pada website perusahaan mereka seperti yang telah kita bahasa. Sehingga website ini sangat membantu perusahaan mereka untuk memperoleh penjualan yang lebih besar dengan strategi marketing yang mereka terapkan secara baik.

Minggu, 26 Mei 2013

prakerind

BAB I
LATAR BELAKANG
1.1  PENGERTIAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
       Praktek Kerja Industri adalah salah satu bentuk emplementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung didunia usaha untuk mencapai keahlian tertentu. Disamping didunia usaha, Praktek Kerja Industri dapat memberikan keuntungan pada  pelaksanaan itu sendiri yaitu sekolah, karena keahlian yang tidak diajarkan  di sekolah bisa didapat didunia usaha, sehingga dengan adanya Praktek Kerja Industri dapat menigkatkan mutu dan relevansi pendidikan menengah atas yang dapat diarahkan untuk mengembangkan suatu system yang mantap antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

1.2  MAKSUD PRAKTEK KERJA INDUSTRI
       Maksud dilaksanakanya Praktek Kerja Industri yang diwujudkan dalam kerja disuatu perusahaan. Selain sebagai salah satu tugas akhir, Praktek Kerja Industri juga sebagai kegiatan siswa untuk mencari pengalaman kerja yang sesungguhnya, yang tercermin dalam Pendidikan Nasional yang berdasarkan pancasila yang bertujuan meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan keterampilan agar dapat menumbuhkan manusia yang dapat membangun dirirnya sendiri serta bertanggung jawab atas pembangunan Bangsa dan Negara dalam pencapaian perekonomian dan kehidupan yang makmur. Karena pertumbuhan perekonomian yang meningkat, didukung pula oleh tumbuhnya persaingan dibidang industri dan teknologi yang memaksa kita untuk ikut terjun kedalam dunia industri, bisnis, dan perdagangan.





1.3 TUJUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
       Bangsa Indonesia berusaha menciptakan generasi-generasi yang berprestasi guna   membangun tokoh-tokoh baru dalam perkembagan zaman yang semakin maju oleh karena itu diperlukan pembinaan agar dapat menyesuaikan diri.
Adapu tujuan lain Praktek Kerja Industri yaitu,
a.       Menciptakan tenaga kerja yang memiliki keahlian dengan kebutuhan dunia kerja.
b.      Meningkatkan efisiensi pendidikan dengan cara mempraktekkan teori-teori yang telah diperoleh siswa/siswi di sekolah.
c.       Memanfaatkan keterampilan dan mengembangkan sikap profesionalitas dalam memasuki duna kerja nyata.
d.      Meningkatkan disiplin serta memacu semangat siswa/siswi untuk berkarya.
e.       Memahami dunia kerja yang sesungguhnya.
f.       Menumbuhkan dan memantapkan keterampilan dan semangat tinggi sesuai dengan tututan dunia usaha.
1.4 TUJUAN DAN KEGUNAAN PENULISAN LAPORAN
       Sebagai bahan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Praktek Kerja Industri serta meningkatkan pengetahuan dalam menambah keterampilan dan pengalaman yag lebih dalam. Tujuan pembuatan laporan ini bila ditinjau dari segi pendidikan adalah untuk menambah ilmu pengetahuan,menciptakan calon-calon generasi penerus bangsa Indonesia keterampilan,kepribadian yang baik dan kerja sama yang penuh tanggung jawab maka untuk mencapai itu semua sangat diprlukan lathan demi tercapainya tujuan itu.
Adapun tujuan dan kegunaan laporan Praktek Kerja Industri yaitu,
a.    Sebagai tanda cipta tulis (karya ilmiah)
b.    Sebagai tanda bukti bahwa penulis telah melaksanakan Praktek Kerja        Industri       
c.    Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional

BAB II
SEJARAH PERUSAHAAN
2.1  SEJARAH SINGKAT CV.CAKRA COMPUTER
       CV. Cakra Computer merupakan badan usaha perorangan yang bergerak dibidang  pelayanan jasa yaitu service komputer, yang terletak di Jln.Kol Makmun Rasyid 40 B Kalianda. CV.Cakra Computer berdiri pada tahun 2008 yang diprakarsai oleh Bapak Budi Listiyono dan dibantu oleh mas Robert sebagai teknisi. Di CV.Cakra Computer kita bisa melakukan perbaikan komputer, printer ataupun pemesanan seperti komputer printer dan peripheral-peripheral lain. Dalam pengembangannya, CV. Cakra Komputer mengalami banyak kendala berupa kendala teknis maupun non-teknis. Namun, dengan semangat dan kesungguhan yang tinggi,  CV.Cakra Komputer mampu bersaing dengan pesaing-pesaing yang lain. Dalam melakukan perbaikan para teknisi di CV.Cakra Computer sangat berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan fatal. Dalam jangka waktu 3-4 hari komputer atau lainnya yang diperbaiki sudah bisa diperggunakan lagi namun dengan catatan tidak mengalami kerusakan serius. Para teknisi di CV.Cakra Computer mengutamakan kepuasan para konsumen dengan memberikan pelayanan service yang baik dan memuaskan.



2.2 STRUKTUR ORGANISASI















Gambar 2.1 Sruktur organisasi cv.cakra computer




BAB III
HASIL PRAKTEK KERJA INDUSTRI
3.1 JENIS-JENIS PRINTER DAN MASING-MASING PENGERTIANNYA
       Printer merupakan perangkat keras yang dihubungkan kekomputer yang berfungsi untuk menghasilkan cetakan baik berupa tulisan atau gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis printer Dot metrix, printer ink jet, dan printer laser jet.

Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai ketiga jenis printer tersebut :

a.       Jenis printer Dot metix dan pengertiannya
jenis printer dot metrix









Ganbar 3.1 printer dot matrix
http://kandimazu.files.wordpress.com/2011/01printer-dot-matrix.jpg&imgrefurl=

       jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
b.      jenis printer ink jet
jenis printer ink jet
 










Gambar 3.2 printer inkjet
http://www.google.com/search?q=printer+ink+jet&ie=utf

       Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna. Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.






c.       jenis printer laser jet
jenis printer laset jet
 










GGambardddd
Gambar 3.3 printer laser jet
http://www.google.com/search?hl=id&biw=1360&bit=653&tbm=isch&sa=1&q=laser+jet&btnG

       Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.



3.2 CARA MERAWAT PRINTER
  1. Selalu gunakan printer secara periodik ( sesering mungkin minimal 2 kali seminggu ).
  2. Jangan biarkan printer anda menganggur terlalu lama, karena tinta yang terdapat pada head bisa mengering sehingga menyumbat pengeluaran tinta.
  3. Gunakan fasilitas Clean Head untuk melakukan pembersihan Head secara teratur ( periodik ).
  4. Bersihkan beberapa bagian printer secara berkala dari debu dan kotoran.
  5. Jangan biarkan ada benda-benda asing masuk atau terjatuh kedalam printer anda. Jangan menggunakan lap yang basah oleh air saat membersihkan printer.
  6. Jangan mencabut kabel printer saat mematikan printer, tetapi gunakan tombol on / off sehingga saat dimatikan, head printer akan kembali ke kedudukannya sehingga tinta tidak mudah mengering. 
  7. Saat mencetak pastikan kertasnya tidak berlipat - lipat melainkan gunakan kertas yang masih halus, sebab jika tersangkut dapat merusak roller pada printer.
  8. Jangan menyentuh bagian elektrik dari cartridge seperti chip maupun head dengan menggunakan jari anda, karena listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusak komponen.
  9. Apabila terpaksa membersikan gunakan kertas tissue dengan kualitas baik, karena kertas tissue dengan kualitas jelek justru akan meninggalkan partikel kertas dan berpotensi menyumbat nozle head.
  10. Jika menggunakan tinta refill pastikan menggunakan refill kualitas baik, jangan mengisi cartridge terlalu penuh karena dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada cartrdige dan dapat meluber pada motherboard printer.
  11. Jangan membiarkan printer anda kosong tanpa cartridge dalam jangka waktu yang lama, sebab dapat menyebabkan print head menjadi kering.
  12. Perhatikan wastepad ( buangan tinta ) printer anda, ganti wastepad atau gunakan pembuangan luar sehingga tinta tidak akan meleber di dalam printer.
3.3 GEJALA-GEJALA KERUSAKAN YANG SERING TIMBUL PADA     PRINTER
  1. Blinking
  2. Tidak mau menarik kertas
  3. Banjir Tinta
  4. Cartridge tidak terdeteksi
  5. Mati total

3.4 ANALISA KERUSAKAN DAN CARA PENANGANANNYA
a.    Blinking
        Jika printer blinking biasanya sudah penuh memorinya karena sudah terlalu banyak mencetak jadi harus di reset, untuk merest printer canon pixma ip 1980 ada dua cara yaitu dengan cara manual dan dengan menggunakan software atau biasanya di sebut dengan reseter, Cuma jika di reset manual sifatnya hanya untuk sementara jadi jika setrumnya mati akan kembali lagi seperti semula yaitu blinking lagi jadi harus di reset lagi,  jika meresetnya menggunakan software akan bertahan lama paling jika di reset lagi kalau sudah penuh memorinya.
b.      Tidak mau menarik kertas,
       Biasanya jika printer canon pixma ip 1980 tidak mau menarik kertas kemungkinan rol mekaniknya patah atau bisa juga ada yang mengganjal benda seperti baud atau yang lainnya.
c.       Banjir Tinta
       Jika terjadi banjir tinta biasanya jika memasang system infus tidak memakai pembungan atau bisa juga setelah selesai di infus menyimpan tintanya terlalu atas dari printer sebaiknya jika printer di infus printer harus lebih atas dari pada tinta minimal 3cm atau bisa juga jika printer banjir dikarenakan pemaikannya sudah terlalu sering dan belum pernah di bongkar sama sekali dan tidak di pasang pembuangan keluar jadi pembuangnya masih di dalam printer.


  1. Cartridge tidak terdeteksi
       Jika cartridge tidak terdeteksi ada beberapa kemungkinaan biasanya print headnya sudah rusak atau luka atau bisa juga cariednya kotor atau rusak.
  1. Mati Total
       Jika printer mati total biasanya ada dua kemungkinan yaitu power suplay mati atau salah satu komponen board ada yang mati atau konslet.

3.5 PROSES PEMBONGKARAN
  1. Alat yang diperlukan
a)      Obeng min
b)      Obeng plus

       Untuk membongkar sebuah printer canon pixma ip 1980 tidak memerlukan bahan tapi yang di perlukan untuk membongkar hanyalah kecerdikan dan kerapihan dalam membongkar.
  1. Urutan proses pembongkaran
        Untuk membongkar printer canon pixma ip 1980 berbeda dari printer lain yaitu dengan cara : pertama – tama yang kita lakukan siapkan dulu obeng plus untuk membuka baud yang ada di depan di sebelah kiri dan kanan kemudian seteleh baud di buka, terus buka casing bagian kiri dan kanan untuk membuka itu siapkan dulu obeng min, setelah obeng min di sediakan kemudian buka kunci yang terdapat di juru atas printer dan juru bawahnya terus dorong sedikit kemudian setelah terbuka casing bagian kiri dan kanan, setelah itu kemudian buka kunci yang terdapat dibagian atas belakang printer di sebelah kiri dan kanan kemudian angkat casingnya perlahan - lahan dan buka lagi bagian sudut belakang printer sebelah kiri dan kanan setelahi tu kemudian buka casingnya, setelah di buka casing kemudian siapkan obeng plus untuk membuka scrup yang terdapat di samping kiri dan kanan dan di mekanik setelah scupnya di buka kemudian angkat mekanik secara perlahan – lahan, setelah terbuka kemudian buka lagi scrup yang terdapat di board dan angkat secara perlahan – lahan, setelah terbuka kemudian buka cleaning, setelah terbuka cleaning kemudian tinggal memeriksa.
3.6 PROSES PEMERIKSAAN
  1. Alat yang diperlukan untuk langkah pemeriksaan printer
Multimeter

  1. Urutan proses pemeriksaan
       Untuk memeriksa printer canon pixma ip 1980 pertama – tama memeriksa roller pada mekanik karena itu yang kebanyakan rusak biasanya patah atau periksa sensor sebelah kiri.

3.7 PROSES PEMASANGAN
A.   Alat yang diperlukan untuk memasang printer
Obeng plus
        Untuk memasang sebuah printer canon pixma ip 1980 tidak memerlukan bahan sama halnya dengan membongkar tapi menggunakan ketelitian dan kerapihan dalam memasang casing agar terpasang pada tempat yang telah di sediakan jadi masang casingnya rapih tidak berantakan.
B.  Urutan proses pemasangan
       Untuk memasang printer canon pixma ip 1980 setelah komponen yang lainnya sudah terpasang kemudian pasang cleaning,setelah terpasang cleaning kemudian pasang mekanik dan memakai baud, setelah itu kemudian pasang board dan scrupnya juga, kemudian pasang lagi baud – baud yang terdapat di bagian kiri dan kanan printer kemudian pasang tombol lampunya, setelah semua komponen – komponennya terpasang kemudian pasang cassing bagian tengah kemudian dorong sedikit demi sedikit sampai terkunci pada tempatnya, setelah itu terpasang kemudian pasang casing bagian kiri dan kanan setelah casing semuanya sudah terpasang kemudian siapkan obeng plus untuk memasang baud – baud yang terdapat di depan printer di sebelah kiri dan kanan, setelah semunya selesai kemudian tinggal melakukan pengujian/pengetesan.



3.8 LANGKAH PENGUJIAN PRINTER
       Setelah pemasang selesai baru kita tes, untuk mengetes printer canon pixma ip 1980 ada dua cara yaitu :
Dengan cara manual yaitu dengan cara:
a.         Langkah yang pertama pasang dulu kabel power ke printer lalu pijit   tombol powernya, tunggu beberapa saat sampai tombol hijaunya diam tidak berkedip lagi
b.        Langkah yang kedua tekant tombol resume dengan cepat 5 kali
 Dengan cara pakai computer yaitu dengan cara :
a.         Langkah yang pertama pasang dulu kabel power dan usb ke printer dulu tekan tombol powernya tunggu beberpa saat sampai tombol hijaunya diam tidak berkedip lagi
b.      Langkah yang kedua klik start pada tampilan desktop computer kemudian pilih printers and faxes seperti gambar di bawah ini
 







Gambar 3.1 destop komputer
http://www.google.com/search?q=destop+computer=

c.         Setelah itu kemdian kita cari driver canon pixma





Gambar 3.2 pencarian driver canon pixma
http://www.google.com/search?q=print +jet&ie=utf

d.        Kemudian Klik kanan pada driver canon pixma ip 1900 seperti yang terlihat pada gambar di bawah





Gambar 3.3 kotak dialog driver canon pixma
http://www.google.com/search?q=print+driver+canon=utf

e.         Kemudian klik prin test page seperti yang terlihat pada gambar di  bawah





Gambar 3.4 pengujian printer
http://www.google.com/search?q=print+tet+page=utf




BAB IV
 PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
       Kegiatan prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa/siswi khususnya siswa/siswi SMK N 1 Ketapang. Dengan adanya kegiatan prakerin siswa dituntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi.
       Selain itu prakerin merupakan kegiatan praktek diluar sekolah yang bekerja sama dengan masyarakat atau instansi, sehinga prakerin dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan profesional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau bahkan internasional.
4.2 SARAN
       Kami telah melaksanakan kegiatan prakerin selama kurang lebih tiga bulan. Kami merasakan apa yang terjadi jika seandainya kita menjadi tenaga kerja yang pastinya bekerja sama dengan orang lain.




DAFTAR PUSTAKA

http://solehtkj.com/
http://ardinovic.com/post/laporan-hasil-prakerin-mengenai-printer.html




GLOSARI
Nozzle             : Lubang Yang Berada Pada Head Cartridge
Wastepad        : Tabung Pembuangan tinta
Service                        : Memperbaiki
Refill               : Tabung atau Botol Tinta
Printer             : Perangkat Keras Yang Dihubungkan Kekomputer Yang Berfungsi Untuk Menghasilkan Cetakan
Roller              : Penarik Kertas
Clean Head     : Pembersih Kepala Cetak Pada Cartridge